KABAR18.COM – Taman Banjuran Budayo sore itu (02/03/2026) menjadi saksi transformasi ekonomi umat. Di bawah langit Jambi, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., secara resmi membuka gerai Z-Corner, sebuah inisiatif progresif yang bertujuan mengubah peta ekonomi para mustahik (penerima zakat) menjadi pengusaha mandiri.
Dalam peluncuran program prioritas dari Baznas tersebut dihadiri langsung Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E, bersama jajaran OPD Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.
Z-Corner bukan sekadar lapak jualan biasa. Program ini merupakan "inkubator bisnis" mini yang dirancang BAZNAS untuk memberikan ruang usaha yang layak, modern, dan strategis bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki semangat berwirausaha.
Mengapa Z-Corner Berbeda?
Jika biasanya bantuan zakat bersifat konsumtif, Z-Corner hadir dengan pendekatan produktif berkelanjutan:
Baca Juga: Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah, Antisipasi Banjir dan Kebersihan Kota
Lokasi Strategis: Penempatan di Taman Banjuran Budayo memastikan arus konsumen yang stabil dari warga yang sedang berekreasi.
Standarisasi Usaha: Memberikan wajah yang lebih profesional pada UMKM kecil sehingga mampu bersaing dengan brand modern.
Pendampingan: Pelaku usaha tidak dilepas begitu saja, melainkan dipantau pertumbuhannya agar bisa naik kelas.
Baca Juga: Wali Kota Jambi Siapkan Tim Terpadu, Urai "Benang Kusut" Sengketa Lahan Kenali Asam
Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menegaskan bahwa Jambi dipilih sebagai salah satu titik peluncuran karena potensi ekonomi lokalnya yang dinamis. Beliau berharap Z-Corner di Taman Banjuran Budayo ini menjadi pilot project bagi wilayah lain di Provinsi Jambi.
"Zakat harus menjadi mesin penggerak ekonomi. Dengan Z-Corner, kita ingin melihat mustahik yang hari ini berjualan, kelak di masa depan mereka pulalah yang menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujar Prof. Noor Achmad.
Dengan peresmian ini, Taman Banjuran Budayo kini punya daya tarik baru: pusat kuliner dan jasa yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga menyejahterakan umat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS