Diza Hazra Aljhosa : TPS 3R Mengubah Paradigma Lama “Kumpul-Angkut-Buang” Menjadi Pola Pengelolaan yang Produktif.

Diza Hazra Aljhosa : TPS 3R Mengubah Paradigma Lama “Kumpul-Angkut-Buang” Menjadi Pola Pengelolaan yang Produktif.

Reporter: Tim | Editor: Admin
Diza Hazra Aljhosa : TPS 3R Mengubah Paradigma Lama “Kumpul-Angkut-Buang” Menjadi Pola Pengelolaan yang Produktif.
Peresmian pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) KMP KP. Pazero Bahagia, di RT 11 Kampung Pajero, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo ( dok kkj)

KABAR18.COM - Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) KMP KP. Pazero Bahagia, di RT 11 Kampung Pajero, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kamis 5 Februari 2026.  

Kehadiran TPS 3R ini menjadi unit ke-12 yang beroperasi di Kota Jambi, melengkapi 11 titik layanan pengolahan sampah berbasis masyarakat yang sudah ada sebelumnya.  

Dalam sambutannya, Diza menekankan bahwa persoalan sampah di perkotaan tidak bisa lagi ditangani dengan cara konvensional.

“Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pengembangan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengangkutan dan pembuangan. Kita harus bergerak maju dengan mengurangi timbulan sampah langsung dari sumbernya,” tegasnya.  

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.  

TPS 3R hadir untuk mengubah paradigma lama “kumpul-angkut-buang” menjadi pola pengelolaan yang produktif. 

“Melalui prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle, sampah tidak lagi kita pandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna. TPS 3R Kampung Pajero Bahagia ini harus menjadi pusat edukasi lingkungan dan simbol pemberdayaan masyarakat,” tambah Diza.  

Pembangunan TPS 3R ini merupakan bagian dari 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia. Program tersebut terintegrasi dengan penyediaan armada gerobak motor di setiap RT untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga.  

Fasilitas senilai Rp600 juta yang didanai Balai PUPR ini akan dikelola secara swakelola tipe 4 oleh masyarakat setempat. Sampah yang terkumpul akan dipilah, diolah kembali, sementara residu yang tidak bisa diolah akan diteruskan ke TPA Talang Gulo.  

Diza berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi bangunan fisik semata. Ia berharap ini bukan sekadar fasilitas fisik, tapi menjadi gerakan bersama yang menumbuhkan budaya peduli lingkungan. 

"Mari kita jaga fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.  

Acara peresmian turut dihadiri perwakilan Balai PUPR, anggota DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo, jajaran kepala perangkat daerah, Forkopimcam, serta pengurus FKRT. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap program lingkungan berkelanjutan.  

Apresiasi khusus diberikan kepada Marsudi, tokoh masyarakat yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan TPS 3R. Semangat gotong royong warga Kampung Pajero Bahagia dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program lingkungan yang tangguh dan mandiri di Kota Jambi. ***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya