Bencana di Sumatera, Shadiq Pasadigoe : Prioritas Perbaikan Tata Ruang, Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai, Penghijauan Lahan Kritis.

Bencana di Sumatera, Shadiq Pasadigoe : Prioritas Perbaikan Tata Ruang, Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai, Penghijauan Lahan Kritis.

Reporter: Tim | Editor: Admin
Bencana di Sumatera, Shadiq Pasadigoe : Prioritas Perbaikan Tata Ruang, Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai, Penghijauan Lahan Kritis.
Anggota DPR RI Dapil Sumbar, Sadiq Pasadique (dok dpr)

KABAR18.COM - Anggota DPR RI dari Dapil Sumatra Barat I, M Shadiq Pasadigoe (MSP), menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus seruan agar seluruh pihak memperkuat langkah penanganan bencana.

Dampak paling signifikan akibat hujan ekstrim dirasakan masyarakat di Kabupaten Tanah Datar, Agam, Padang Pariaman, Solok, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Kota Padang, dan Kota Padang Panjang serta daerah lainnya. Ribuan rumah terendam, fasilitas umum terganggu, dan akses sejumlah daerah terputus. 

Baca Juga: Bencana Longsor dan Galodo di Sumbar, 9 Meninggal Dunia, Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Berat dan Ringan.

“Duka masyarakat adalah duka kita bersama. Saudara-saudara kita sedang menghadapi ujian berat akibat banjir dan longsor. Kita harus hadir, cepat, dan sigap memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” ujar Shadiq dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Sejak laporan bencana diterima, Tim Shadiq Peduli langsung bergerak menuju berbagai titik membawa bantuan kebutuhan pokok dan uang tunai. “Tim sudah jalan semua. Kita bergerak tanpa menunggu, karena keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Politisi Fraksi Partai Nasdem ini.

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia Bencana Longsor dan Galodo di Sumbar Terus Bertambah Menjadi 15 Orang dan 17 Luka Berat/Ringan.

Dalam beberapa hari ke depan, Shadiq memastikan dirinya akan berada di lapangan meninjau wilayah terdampak paling parah, memantau distribusi bantuan, dan berkoordinasi langsung dengan pihak terkait.

“Saya akan turun langsung ke lokasi terdampak. Kehadiran kami harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Cafe Xakapa Lenyap Disapu Banjir dan Longsor di Lembah Anai, Sumbar. Kapan Anda Terakhir Ke Sana..?

Shadiq juga menyoroti peringatan BMKG, yang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan hingga 29 November, mengingat adanya pengaruh bibit siklon tropis yang memicu cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat. “Kita harus mengikuti arahan BMKG. Keselamatan warga adalah yang utama,” jelasnya.

Selain penanganan cepat, Shadiq menekankan pentingnya penguatan mitigasi jangka panjang, seperti perbaikan tata ruang, rehabilitasi daerah aliran sungai, penghijauan lahan kritis, serta edukasi kesiapsiagaan bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dengan cara masing-masing. “Mari kita bersama-sama membantu, dalam berbagai bentuk kemampuan kita. Sekecil apa pun bantuan, sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang terdampak".

Shadiq menyampaikan doa dan harapan agar Sumatera Barat segera pulih. “Semoga Allah SWT melindungi seluruh masyarakat Sumatera Barat. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan kewaspadaan, kita akan mampu melewati ujian ini," ujarnya. (Tim)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Kabar Lainnya

Kabar Lainnya