OJK Dorong Peningkatan Akses Pendanaan Kepada Petani Sawit
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
RIAU, KABAR18.COM- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan akses pendanaan oleh Industri Jasa Keuangan (IJK) kepada kelompok petani khususnya perkebunan kelapa sawit dengan skema yang inovatif dan mudah. Harapannya bisa meningkatkan kualitas dan harga produk kelapa sawit yang dihasilkan.
"Kami harapkan juga dari anggota perbankan lainnya mengambil peran serupa melalui penyaluran dan dukungan pembiayaan bagi kredit pertanian dan perkebunan lainnya,” kata Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK saat bertemu dengan para petani perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kampar, Riau Jumat, (17/3/2023).
Kegiatan peninjauan kebun kelapa sawit itu kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan kelompok petani kelapa sawit dan perusahaan kelapa sawit sebagai kelanjutan komitmen mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit rakyat.
Mahendra menyampaikan peran industri kelapa sawit sebagai salah satu komoditas strategis yang turut menopang perekonomian Indonesia khususnya pada saat krisis sebagai dampak pandemi yang lalu.
“Nilai strategis dan kontribusi besar dari sawit itu adalah untuk menopang daya tahan kemajuan Republik Indonesia,” kata Mahendra.
Dalam kesempatan itu, penyaluran kredit/pembiayaan oleh BRK Syariah dan BRI diberikan kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dan Koperasi Pemasaran Karya Sawit Padjajaran, PTPN V dan Koperasi Produsen Subur Makmur Lestari, serta PT Ujung Tanjung Sejahtera dan Kelompok Tani Bangkit Bersama.
Rahmat, Ketua Kelompok Tani Bangkit Bersama menyampaikan apresiasi atas kemudahan akses pembiayaan yang diberikan.
“Tentunya kami selaku ketua kelompok tani merasa bangga dan senang sekali bisa meneruskan peremajaan sawit rakyat,” kata Rahmat.
Supriatna Sembiring, Ketua Koperasi Pemasaran Karya Sawit Padjajaran menyampaikan, bahwa pemberian dukungan pembiayaan berupa dana lanjutan untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat ini sangat membantu petani. “Harapan kami supaya bisa diberikan kredit dengan bunga yang lebih rendah lagi sehingga tidak memberatkan petani,” katanya.(***)
Berita berikutnya

Baca juga





