Dampak Positif dan Negatif Batubara Diangkut Melalui Sungai Batanghari
Oleh Arsyid Muhamad
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
KABAR18.COM-Gubernur Jambi Al Haris bersama dengan Forkompinda telah sepakat bahwa pengangkutan batubara dilarang melewati jalan nasional, sebelum jalan khusus batubara selesai. Sebagai alternatif pengangkutan batubara melalui jalur sungai.
Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Jambi, Nasroel Yasir menilai pengangkutan batubara melalui jalur sungai bakal menimbulkan persoalan baru. “Ada dampak positif dan negatif jika kesepakatan itu dijalankan,” kata Nasrul Yasir kepada kabar18.com, Selasa (2/1/2024).
Ia menjelaskan, dampak positifnya dapat mengurangi beban jalan darat sehingga dapat mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan. Selain itu, dapat mengurangi biaya logistik karena pengangkutan sungai lebih murah.
“Dampak positif lainnya dapat menciptakan lapangan kerja baru terkait transportasi sungai serta meningkatkan perekonomian di sepanjang aliran Sungai Batanghari,” bebernya.
Dampak negatifnya lanjut Nasroel Yasir, berpotensi pencemaran air Sungai Batanghari oleh partikel batu bara. Kemudian, sedimentasi di dasar sungai akibat endapan partikel batu bara dan gangguan terhadap kehidupan biota sungai seperti ikan.
Disamping itu, kerusakan infrastruktur pengendali banjir akibat endapan batu bara. Kecelakaan transportasi dan tumpahan batu bara di sungai. Konflik dengan masyarakat terkait akses dan kualitas air sungai.
“Pemerintah perlu melakukan studi menyeluruh untuk memitigasi dampak negatif pengangkutan batu bara melalui Sungai Batanghari sebelum kebijakan ini diterapkan. Pengawasan dan aturan main yang jelas juga diperlukan agar pencemaran sungai tidak terjadi,” sebutnya. (***)
Berita berikutnya

Baca juga





